Cerita Singa sang Pemimpin

Di sebuah padang rumput, seekor singa duduk di depan sarangnya. Tiba-tiba datanglah seekor rubah yang terlihat sedang memegang dan memandang pergelangan tangannya.

“Wahai rubah, apa yang kau lakukan?” Tanya sang singa
“Oh, kau singa. Jam tanganku rusak. Ia tidak berjalan sedetikpun” Jawabnya
Sang singa berkata “Kalau begitu, aku bisa memperbaikinya”
Rubah itu menjawab dengan tawa kecut “Hahahaha. Bagaimana kau bisa memperbaiki benda yang kecil sedang tanganmu begitu besar?”
“Serahkan saja padaku” jawab sang singa sambil tersenyum

Singa itu pun masuk ke dalam sarangnya. Tak lama kemudian, ia keluar dan jam itu sudah berjalan kembali.
“Wow, tak disangka kau bisa melakukannya. Terima kasih kak singa :)”
“Kembali” sambil tersenyum pula

Keesokan harinya, rubah itu kembali mendatangi singa dengan membawa sebuah radio.
“Kemarin kau bisa mengerjakan jamku, tapi sekarang aku setengah yakin kau bisa memperbaiki radio milikku” kata sang rubah
“Serahkan saja padaku” sambil tersenyum, sang singa masuk ke dalam sarangnya.

Tak lama kemudian, singa itu keluar membawa radio tersebut dalam keadaan bekerja dengan baik.
“Unbelieveable! Kau bisa memperbaikinya” rubah itu terkejut. “Kalau begitu, bisakah kau memperbaiki teleponku?”
“Tentu saja” jawab sang singa

Singa itu masuk kembali ke dalam sarangnya. Di dalamnya ada kelinci-kelinci berkaca mata yang memegang peralatan.

*Dibalik pemimpin hebat, ada orang-orang yang melakukan pekerjaan untuknya

Aku Belajar Farmasi

Cuma ide iseng saat dihadapkan dengan tugas tugas kefarmasian

Dari Nitrimetri, aku belajar kesabaran
Seiring dengan tetesan titran yang perlahan

Dari Rosae flos, aku belajar tentang jejak
Mewarnai setiap pelarut yang diberikan

Dari Kromatografi, aku mengetahui semua ada waktunya
Ada puncak dari setiap zat yang dialirkan

Dari benzena aku belajar persaudaraan
Rantai yang kuat, hampir tak terpecahkan

Dari natrium aku belajar melawan ketidakmungkinan
Ia dapat menyalakan api dibawah air hujan

Dari titik didih aku belajar mempengaruhi seseorang
Ia memberikan energi positif untuk melelehkan, bukan energi negatif

Dari hepar aku belajar memaafkan
Bahwa memang ia diciptakan untuk menetralkan racun

Dari jantung aku belajar perjuangan
Ia takkan berhenti sampai saat terakhir

Dari tablet aku belajar tentang tekanan
Ia memang harus ditekan agar menjadi tablet yang kuat

Waktu kuliah takkan cukup untuk memahami setiap esensi yang ada di tiap senti kata-katanya, tapi ia akan selalu menunggu untuk diungkapkan

Dalam Perjalananku

Terinspirasi oleh sebuah silaturrahim sore ini (21/11) yg diadakan oleh Salam UI

——————————————————————————————————–

 

Dalam perjalananku, aku sering melihat batu-batu kerikil

Tapi aku tahu tanpa rintangan takkan ada hasil

 

 

Dalam perjalananku, aku sering terjatuh

Tapi aku tahu lebih baik aku bangkit tanpa mengeluh

 

 

Dalam perjalananku, aku sering menemui persimpangan

Tapi aku tahu dalam jalanku aku harus membuat pilihan

 

 

Dalam perjalananku, aku sering merasa lelah

Tapi aku yakin tujuanku lebih terasa indah

 

Dalam perjalananku, aku sering merasakan panasnya mentari

Tapi aku tahu ada kesejukan malam hari

 

 

Dalam perjalananku, aku sering merasa salah jalan

Tapi aku tahu Allah beri tangan-tangan tuntunan

Ubuntu vs Windows and Mac OS

Komik OS
Ditemukan di 9gag.com

Komik ini dibuat 3 tahun sebelum 2012, artinya kira-kira pada tahun 2009. Baiknya kita lihat timeline dari ketiga OS yang diceritakan. Linux pertama kali dikenalkan pada tahun 1991 oleh Linus Torvald dan menjadi versi 9 (Karmic Koala) pada tahun 2009. Windows/PC dikenalkan pada 1982, dan mengalami beberapa upgrade hingga menjadi XP dan menuju Windows 7 pada 2009. Sedangkan Mac sudah dikenalkan sejak 1984 dan sudah mengalami beberapa upgrade pada 2009. Mungkin perbedaan mereka pada saat itu bisa dilihat dari gambar

Ubuntu Karmic

Ubuntu Karmic

Mac OS

Mac OS

WIndows 7

Windows 7

Pada saat itu, wajar saja Ubuntu “dibully” oleh 2 OS lainnya karena tampilan dan support aplikasinya yang kurang memadai. Tapi semua berubah (ketika negara api menyerang :P) dengan upgrade rutin yang diadakan dua kali per tahun oleh developer Linux. Saat ini versi Linux sudah menjadi versi 11.10. Perubahan ini juga sekaligus membedakan Linux dengan OS lainnya yang terbilang jarang mengadakan upgrade. Support softwarenya pun sudah bertambah cukup banyak karena konsep opensource yang memungkinkan tiap orang yang ingin berkontribusi dalam pengembangan software bisa ikut memperbaiki software tersebut sesuai keinginan mereka. Alhasil jumlah support software semakin bertambah di Ubuntu Software Center dan siap untuk didownload langsung. Tidak hanya yang disediakan Ubuntu dan Developer resminya, third party pun bisa langsung berperan dalam pengembangan support softwarenya.

Ubuntu 11.10
Beda kan? 😀

Dan komik dibalas dengan komik, beginilah komik lokal (chickenstrip.wordpress.com) membalas

By Chickenstrip

 

Jika teknologi tidak boleh ketinggalan zaman agar terus unggul, maka kelamaan Linux akan mengejar keunggulan dari Windows dan Mac jika mereka ingin terus mengikuti zaman

Polisi “cepek” Enam Tahun Lalu

Suatu minggu, aku mengawas try out TOSSAKA di SMAku. Yaah, bukan sesuatu yang luar biasa sih. Tetapi ada sesuatu yang mengganjal hatiku. Pagi itu saat aku berangkat, aku melihat seorang yang menurutku sudah berumur lebih dari 50 tahun di depan komplek perumahan di jalan yang menuju arah Hankam. Bapak itu memakai jaket oranye khas petugas kebersihan, mungkin jika ada yang suka melewati tempat itu tahu bapak itu. Seperti polisi “cepek” yang biasa ada di pertigaan jalan, beliau selalu meminta uang ke tiap mobil yang ingin menyebrang. Akan tetapi, apa yang membuat beliau berbeda adalah beliau selalu mendoakan setiap orang dan mobil yang lewat. Suaranya yang kencang dan khas saat ia mendoakan itu tak pernah aku lewatkan selama 6 tahun aku melewati jalan itu. Ingin rasanya aku bertanya pada beliau, tapi aku tau beliau sibuk. Siang hari aku datangi pun, beliau sudah tidak ada di jalan itu. Ingin rasanya aku bertanya apa yang membuatnya tetap mendoakan orang lain meskipun tidak ada yang memperhatikannya.

Krisis Lapangan Kerja? No! Its Crisis of Personality

“Saya sering menyeleksi para pegawai baru. Dalam seleksi itu, ribuan orang melamar dan hanya kurang lebih 100 orang yang lolos administrasi. Setelah memenuhi administrasi, dilakukanlah tes kepribadian. Ternyata yang lolos hanya 10 orang. Dari 10 orang itu, yang lolos wawancara hanya 1 atau 2 orang dan diterima bekerja. Yang patut diperhatikan olehmu adalah pada tes kepribadian yang hanya meloloskan kira-kira sepersepuluh dari calon. Kenyataan yang terjadi bukanlah krisis lapangan kerja, tapi krisis kepribadian. Lapangan kerja sangat banyak, kantor kita sedang kurang orang. Bahkan jika 100 orang itu diterima semua, itu belum menutupi kekurangan karyawan di kantor”
Ayahku. 31 Januari 2012

Di hari ulang tahunku, aku mendapat sebuah wejangan yang sangat menarik. Ini salah satu hadiah terbaik yang ayahku berikan saat ulang tahunku sekaligus sebuah pengingat bagiku. Tanpa aku sadari memang hadiah-hadiah seperti uang, hp baru, dan benda nyata lainnya bukan lagi hadiah untukku yang sudah menginjak 19 tahun, tapi hadiah bagiku adalah suatu pendidikan yang bisa aku investasikan sendiri dan bisa aku manfaatkan untuk masa depanku.

Menyoroti permasalahan tenaga kerja, apa yang aku dapatkan adalah saat kau bersaing, bahkan dengan orang-orang kaya ataupun terkenal, bukanlah harta atau kenalan yang kau manfaatkan, tapi dirimu sendiri. Dirimu sendiri adalah senjata untuk bertahan di hidup yang keras ini. Mereka tidak lagi melihat berapa IPKmu, tetapi bagaimana sifatmu, apakah kamu tahan banting, apakah kamu cukup kritis. Ada benarnya mereka memilih pelamar berdasarkan lulusan karena secara umum perguruan tinggi memiliki corak sendiri dalam mendidik lulusan sehingga ketika lulus, alumni perguruan tinggi tersebut sudah memiliki kepribadian yang diinginkan oleh perusahaan. Lain halnya dengan permasalahan kaya atau miskin, orang-orang kaya cenderung lebih manja dan orang-orang miskin cenderung mudah menyerah. Generalisasi? Ya. Oleh karena itu perusahaan memilih berdasarkan kepribadian.

Jadi, kepribadian macam apa yang diinginkan perusahaan? Itu tergantung apa jenis pekerjaan yang ditawarkan. Sebagai contoh, suatu perusahaan farmasi menginginkan seorang sarjana farmasi untuk bagian quality control. Disini ada kebutuhan akan orang-orang yang teliti dan bertanggung jawab. Kenapa? Karena untuk mengontrol kualitas suatu produk obat harus menggunakan alat-alat yang sangat mahal seperti HPLC dan GC. Selain itu perusahaan obat juga ingin keuntungan yang besar sehingga untuk analisis sediaan obat juga harus dilakukan sekaligus. Di tempat ini diperlukan suatu ketelitian yang sangat tinggi karena pada analisis dengan alat-alat ini, data yang didapat bisa saja bertumpukan dan penggunaan alatnya harus hati-hati. Kenapa harus tanggung jawab? Seperti yang saya katakan, alat-alat yang digunakan adalah alat mahal sehingga harus sering dirawat. Disinilah letak tanggung jawab seseorang terhadap alat itu. Jika kolom HPLC sudah mulai memburuk, dia harus segera mengatur pemesanan kolom baru. Mungkin hal-hal itu tidak terpikirkan di benak seorang farmasis karena semua itu bisa berbeda dengan apa yang dia pelajari selama di kuliah. Jadi, jika kau ingin bekerja di perusahaan, mungkin kau harus benar-benar memperhatikan apa yang kau inginkan di perusahaan itu.

Mungkin ini kesimpulan yang aku dapat di hari ulang tahunku ini. Sebenarnya aku sedikit menambahkan dengan perkataan dosen. Tetapi menurutku, ini adalah kesimpulan yang krusial untuk dipikirkan untuk masa depan

Image

Booming Meme

Akhir-akhir ini saya sering buka-buka situs aneh, namanya 9gag. Isinya? Macem-macem, mulai dari curhatan anak-anak kuliah, kehidupan sehari-hari seperti bayi-bayi binatang, sampai masalah cinta-cintaan masuk ke situ. Berbeda dengan yeahmahasiswa, situs ini dibuat dengan server luar negeri. Tentu saja pemiliknya bukan orang Indonesia :p dan bahasa yang digunakan adalah Bahasa Inggris. Di situs ini, saya sering melihat masalah rasis yang begitu kencang, seperti masalah warna kulit (hitam putih), rasisme pada orang Asia dan Negro, juga pada orang-orang Rusia. Tapi bukan ini yang mau saya bahas.

Di situs ini, orang-orang menuliskan pikirannya lewat semacam emoticon berbentuk gambar. Mereka sebut ini dengan istilah “Meme”. Meme menurut saya kelihatan seperti karikatur, bedanya apa yang digambarkan terkesan melebih-lebihkan apa yang diungkapkan. Mungkin orang yang membaca tidak terlalu memikirkan, tapi saya akui, saya pun tidak terlalu memikirkan itu karena memang sangat lucu sehingga belum terpikir sampai ke sana. Suatu hari, saya mencoba membuat salah satu meme

13486265

Kebetulan waktu itu nilai matkul saya masih ada yang I, artinya Incomplete. Kalau selama sebulan tidak diganti oleh dosennya, nilai itu jadi E (sigh..)

Nyambung lagi ke meme, ternyata seru juga buat bikin meme berdasarkan curhat kita. Kemungkinan akan ada banyak yang bikin lagi postingan dengan meme yang kocak-kocak dan lebih lucu dari meme ini. Akhirnya mungkin di dunia maya akan merebak ciri postingan dengan meme setelah postingan dengan quote Skyrim yang terkenal “… and I took an arrow on the knee” atau di Indonesia dengan “…semua berubah setelah negara api menyerang”. Tetap saja, saya mungkin hanya tertawa melihat itu semua 😀