Hanya sebuah pemikiran seorang pelajar. Kalau salah, memang karena saya butuh petunjuk

Masalah -walau saya sendiri tidak menganggapnya masalah- perbedaan 1 Ramadhan dan 1 Syawal saya rasa masih menjadi polemik di negeri ini. Kalau melihat negeri lain, Saudi misalnya, penentuan kedua tanggal tersebut juga sering diikuti oleh perdebatan. Perbedaan dengan negeri kita hanya “nurut“nya mereka kalau pemerintah sudah ketok palu. Kesampingkan dulu negeri itu karena fokus pemikiran ini hanya di negeri kita.

Sebenarnya dalilnya sama:
“Dari Abu Hurairah, Rasulullah Shallallahu `alaihi Wa Sallam. bersabda: Apabila engkau melihat hilal (awal bulan Ramadan), maka hendaklah engkau memulai puasa. Apabila engkau melihat hilal (awal bulan Syawal), maka hendaklah engkau berhenti puasa. Dan apabila tertutup awan, maka hendaklah engkau berpuasa selama 30 hari. (Shahih Muslim No.1808)”

Dalil ini kemudian ditafsirkan berbeda. Ada yang menafsirkan secara zahir, yang penting adalah bulan terlihat oleh mata. Ada pula yang menafsirkan kalau maksudnya adalah bulan sudah di atas garis horizon, berapapun nilai ketinggiannya walau kurang terlihat oleh mata. Secara geografis juga masuk akal -menurut pendapat saya- karena daerah Saudi yang rata-rata datar dan sedikit ada pegunungan sehingga bulan pun lebih mudah terlihat, dibandingkan dengan Indonesia. Secara prinsip, kedua penafsiran ini berasal dari dalil yang sama

Akhirnya saya mengingat kembali kata guru saya dan saya berpikir sama dengan beliau. Penentuan kedua tanggal ini adalah masalah ijtihad. Ada 2 hal yang perlu diingat dalam ijtihad:
1. Dalam ijtihad berlaku “kalau bener 2 pahala, kalau salah 1 pahala”. Selama berada dalam dalil, tidak ada dosa dalam kesalahan ijtihad
2. Mengingat poin 1 tadi, ijtihad membutuhkan toleransi. Ngikut yang besok jangan menyalahkan yang lusa, begitupun sebaliknya. Sama-sama dapet pahala kan?

Kalau kita ga rugi, kenapa harus menyalahkan orang lain? Hanya saja guru saya, akhirnya termasuk saya juga, berharap ada yang rendah hati berkorban dapat 1 pahala ditambah persatuan ummat disamping hanya dapat 2 pahala