Masing-masing dari kita, tentu diberi nikmat memiliki sebuah tangan dan jari-jari yang menghiasinya. Tanpa kita sadari, kita memakai tangan tersebut tanpa mengetahui makna dari kenapa kita diberi lima buah jari di tiap tangan. Sungguh Allah Maha Bijaksana, di setiap aspek kehidupan, bahkan dari diri manusia sendiri, Dia beri pesan moral yang dapat manusia ambil. Dan salah satu makna yang dapat kuambil adalah setiap jari menunjukkan masa hidup manusia

Mulai dari jari kelingking yang paling kecil. Dia ibarat masa kecil kita. Jari ini adalah jari yang paling lemah seperti layaknya diri kita saat masih kecil.Kita yang lemah dan selalu membutuhkan bantuan orang lain. Jari ini diletakkan paling belakang karena memang dia yang paling membutuhkan perlindungan

Berikutnya adalah jari manis. Kenapa kita menyebutnya “manis”? Karena itu adalah ibarat masa remaja kita. Masa-masa yang penuh dengan kenangan manis. Masa-masa kita pertama mengecap jatuh cinta. Masa kita mencari pengalaman untuk masa berikutnya. Jari ini adalah jari yang jauh lebih tinggi dibanding jari sebelumnya, menandakan bahwa dari masa kanak-kanak terjadi perkembangan yang sangat pesat menuju remaja.

Lalu jari tengah yang menandakan masa dewasa kita. Jari ini paling tinggi yang menyimbolkan manusia yang matang dan sudah dapat berdiri sendiri. Jari ini tentu saja jauh lebih kuat dibanding dua jari sebelumnya, menandakan kekuatan yang dimiliki olah seseorang yang dewasa.

Kemudian jari telunjuk yang menandakan masa paruh baya kita, mungkin umur 40-50 tahun. Masa ini ditunjukkan oleh jari telunjuk yang masih kuat tapi sudah mulai memendek kemampuannya. Masa ini juga dikenal sebagai saat manusia yang suka “menunjuk-nunjuk” orang lain akibat sifat yang mulai seperti bos. Para petinggi perusahaan biasanya berada di fase ini.

Terakhir adalah ibu jari yang menunjukkan kebaikan. Seseorang yang memberi “jempol” berarti dia menunjukkan sesuatu yang bagus, sesuatu yang baik. Jari ini lebih pendek, berarti masa “ibu jari” ini adalaha masa saat orang-orang kembali lemah tapi memiliki pengalaman dan kualitas yang sangat baik.

Selain masa-masa itu, aku juga mendapat sebuah makna dibalik diciptakannya sela-sela antar jari kita. Aku pikir, Allah memberi kita ruang di jari-jari kita untuk kita memegang erat tangan orang yang kita kasihi. Orang yang bisa mengisi kekosongan kita dan kehidupan kita.